📍 Jl. Dharmahusada Indah No. 47, Surabaya🕘 Senin–Sabtu 09.00–20.00 WIB · Minggu 10.00–17.00 WIB☎ +62 31 5993 2716
Bisnis Sepatu

Sorotan: Tukang Sol Keliling, Profesi Lama yang Tetap Bertahan di Tengah Zaman

"Sol sepatu!" Seruan ini dulu akrab terdengar di gang-gang perumahan. Dengan kotak kayu berisi palu, benang, dan lem, tukang sol keliling memperbaiki sepatu warga di depan rumah. Di tengah gempuran sepatu murah dan belanja daring, profesi ini tetap bertahan.

Keterampilan yang Diwariskan

Banyak tukang sol belajar dari orang tua atau kerabatnya. Mereka mahir menjahit sol dengan tangan, menambal kulit, dan memasang hak dengan peralatan sederhana. Keterampilan ini dibangun dari pengalaman bertahun-tahun.

Tantangan Ekonomi

Sepatu murah yang sulit diperbaiki dan kebiasaan membeli baru mengurangi permintaan. Pendapatan harian tidak menentu dan bergantung pada cuaca serta jumlah warga yang ditemui.

Beradaptasi dengan Zaman

Sebagian tukang sol kini menetap di lapak dekat pasar atau stasiun, menerima pesanan melalui pesan singkat, bahkan bergabung dengan bengkel sepatu modern sebagai pengrajin. Keterampilan tangan mereka sangat dihargai untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian.

Pelanggan juga dapat membantu dengan memilih memperbaiki sepatu alih-alih langsung membuangnya.

Menghargai Profesi Tradisional

Tukang sol adalah bagian dari ekonomi sirkular sejak lama, jauh sebelum istilah itu populer. Menghargai mereka berarti menghargai budaya merawat barang.

Mitra media: artikel ini merupakan kolaborasi konten bersama sorotannusantara.id. Lihat layanan reparasi dan perawatan sepatu kami di beranda Bellaire Shoe Hospital.
#tukang sol keliling#reparasi sepatu tradisional#profesi tradisional#ekonomi rakyat#sorotan nusantara
H
Hendra Wijaya Kusuma

Tim Bellaire Shoe Hospital yang berbagi pengetahuan seputar perawatan, reparasi, sejarah, dan budaya sepatu dari meja kerja workshop kami.

💬