Data Industri Alas Kaki: Miliaran Pasang Diproduksi, Berapa yang Akhirnya Diperbaiki?
Setiap tahun, industri alas kaki dunia memproduksi lebih dari dua puluh miliar pasang sepatu. Indonesia termasuk salah satu negara produsen dan eksportir alas kaki terbesar. Namun di balik angka produksi yang besar, ada pertanyaan penting: ke mana sepatu-sepatu itu berakhir?
Produksi Besar, Umur Pakai Pendek
Tren mode yang cepat membuat banyak sepatu dibuang sebelum benar-benar rusak. Sepatu berbahan campuran karet, busa, kulit sintetis, dan lem sulit didaur ulang, sehingga sebagian besar berakhir di tempat pembuangan akhir.
Membaca Data dengan Kritis
Data produksi dan ekspor alas kaki biasanya dirilis lembaga statistik dan asosiasi industri. Perhatikan apakah angka mencakup semua jenis alas kaki, termasuk sandal dan sepatu olahraga, serta periode yang dibandingkan. Data limbah sepatu umumnya berupa estimasi karena jarang dicatat secara terpisah.
Peran Reparasi dalam Ekonomi Sirkular
Mengganti sol, memperbaiki jahitan, dan merawat kulit dapat memperpanjang umur sepatu bertahun-tahun. Setiap pasang sepatu yang diperbaiki berarti satu pasang yang tidak perlu dibuat baru, menghemat bahan baku, energi, dan air.
Sepatu dengan konstruksi jahit, seperti Goodyear welt, dirancang untuk bisa diganti solnya berkali-kali.
Apa yang Bisa Dilakukan Konsumen?
Pilih sepatu berkualitas yang dapat diperbaiki, rawat secara rutin, dan bawa ke tukang sepatu sebelum kerusakan melebar. Sepatu yang benar-benar tidak terpakai bisa disumbangkan bila masih layak.